
Bagi sebagian orang kucing merupakan momok khususnya bagi wanita yang belum menikah. ancaman virus toxco yang dapat menganggu sistim reproduksi wanita menyebabkan banyak wanita menjauhi hewan lucu ini. namun tidak sedikit orang yang tetap memelihara kucing dan tidak terkena virus toxco.
Toxoplasmosis memang termasuk salah satu penyakit zoonosis (penyakit yang bisa menular antara hewan dan manusia). Penyakit ini disebabkan oleh protozoa (golongan parasit) yang bernama Toxoplasma gondii, jadi bukan oleh virus. Protozoa atau Toxoplasma ini di dalam usus kucing berkembang biak secara seksual, sehingga menghasilkan telur, dan akan keluar bersama tinja.
Pada hewan lain selain kucing, Toxoplasma berada di dalam darah, air ludah (saliva), sperma dan cairan tubuh lainnya, dan berkembang biak dengan pembelahan sel. Jadi, tidak menghasilkan telur, namun menghasilkan tropozoit (hasil pembelahan sel) yang akan bergerombol membentuk kista Toxoplasma. Kista ini bisa berada di jaringan tubuh seperti otak, mata, jantung, otot, alat pencernaan dan alat pernafasan.
Setelah baca di Wikipedia, penyebab tepatnya bukanlah di bulunya, namun dari kotoran kucing yang memang bisa jadi kotoran kucing menempel pada bulunya yang rontok. Toxoplasmosis yang menginfeksi kandungan disebut sebagai congenital toxoplasmosis, bisa menyebabkan infeksi pada bayi yang belum lahir. Tak disebutkan bahwa penularannya bisa melalui pernapasan, tetapi bisa melalui makanan yang dimasak kurang matang karena tercemar kotoran kucing atau tidak cuci tangan sebelum memegang makanan.
Berikut ini ada beberapa tips memelihara kucing tanpa takut terkena Toxcoplasmosis :
- Jagalah kebersihan kucing dengan rajin memandikannya minimal sekali dua minggu dengan sabun khusus untuk kucing atau sabun anti septik biasa. selain itu, rajin-rajin membersihkan kuku kucing dengan alkohol, kuping, mata dan hidung dari kotoran.
- Siapkan tempat khusus untuk kotoran kucing. sediakan pasir di dalam rumah (jika kucing tidur di dalam rumah). usahakan kotoran kucing segera di kubur atau disiram dengan air panas sehingga kuman-kuman yang menyebabkan tokcoplosmosis tidak keburu berkembang biak. minimal 48 jam. saat membersihkan kotoran kucing, pastikan hidung anda tertutup dan cuci tangan dengan sabun anti septik setelahnya.
- Berilah kucing anda makanan yang telah dimasak sebelumnya. sedikit tips. sediakan ikan tongkol (kucing lebih suka ikan tongkol) rebus di dalam kulkas. beri makan kucing nasi dicampur ikan rebus. taklupa juga berikan susu dan vitamin khusus kucing yang dapat dibeli di pat's gallery di kota anda.
- Satu hal yang utama, angan lupa menyuntik kucing dengan suntik rabies, cacingan. usahakan anda memiliki dokter yang akan selalu membantu anda dalam mengkontrol kesehatan kucing. sediakan obat-obatan kucing dirumah, seperti obat untuk pilek, mencret, vitamin,obat luka, dsb.
- Rajin-rajin membersihkan kandang kucing anda. selain itu rajinlah mencuci alas tidur kucing dengan direndam air panas dan dicuci dengan bersih.

sebuah nasehat yang semoga dapat dijadikan renungan :
Sesungguhnya manusia dan segala makhluk di dunia adalah ciptaan ALLAH. Manusia di beri akal, rasa dan pikiran, bukan untuk berkuasa tapi untuk menjaga dan saling mengasihi. Rezki, jodoh dan maut ada di tangan ALLAH, begitu juga dengan penyakit. Dengan membenci dan menganiaya makhluk hidup lainnya tidak akan menjamin kita terbebas dari penyakit. semoga ALLAH senantiasa melindungi kita. AMIN YA ROBBAL ALAMIN.
with love, Wasslm
Genny Gustina Sari
